Perawatan Transmisi Pada Mobil Bekas yang Baik

mobil bekasEntah itu pada mobil bekas ataupun mobil yang Anda beli baru, transmisi mobil adalah sebuah komponen yang paling penting di dalam sebuah kendaraan. Meskipun demikian, tetap saja ada banyak pemilik kendaraan yang mengabaikan perawatan terhadap komponen tersebut. Entah itu karena merasa malas ataupun karena tak mengerti tentang cara perawatannya. Prinsipnya, cara untuk merawat transmisi mobil itu akan terletak di bagian pergantian oli transmisi dengan teratur. Untuk oli transmisi, tentu akan berbeda dari oli pada umumnya. Sehingga Anda harus menggunakan oli khusus transmisi. Kurang perawatan terhadap transmisi mobil tentu bisa membuat kebocoran terjadi. Sehingga transmisi pada mobil akan cepat mengalami kering.

Pentingnya Perawatan Transmisi Mobil Bekas

Setelah Anda membaca penjelasan kami seputar transmisi mobil bekas, tentu Anda harus bisa menjadi lebih berhati-hati dalam menjaga transmisi pada mobil. Pasalnya transmisi ini sangat penting, sehingga jika terjadi kerusakan, maka mobil pun tak bisa dikendarai dengan baik. Seperti yang dikatakan barusan, transmisi mobil sering rusak karena mengalami kebocoran. Kebocoran ini terjadi karena baut tempat dari pembuangan oli kurang rapat atau mengalami kerusakan. Apabila oli transmisi mobil sering mengalami kering oli, maka ada baiknya segera melakukan pengecekan pada bagian transmisi dan melakukan pergantian berkala. Tak hanya harus melakukan perawatan secara berkala pada transmisinya, perilaku berkendara juga akan ikut merawat transmisi mobil agar lebih tahan dalam waktu lama.

Salah satu cara yang harus Anda lakukan untuk merawat transmisi yaitu dengan tidak memasukkan gigi ketika sedang parkir. Pasalnya dengan memasukkan gigi ketika sedang parkir akan menimbulkan kerusakan terhadap komponennya. Berikut kami berikan sedikit tips dalam penggunaan mobil yang tepat agar tak merusak transmisinya, berdasarkan medan tempuh. Posisi satu atau L harus Anda gunakan ketika sedang melewati jalan yang menanjak ataupun menurun curam. Kemudian posisi dua akan digunakan ketika melewati jalan yang nanjak dan turun, namun tak begitu curam. Posisi tiga dan D di transmisi memiliki fungsi yang sama, namun pada kecepatan tinggi serta jarak tempuh lama. Dan untuk posisi P, digunakan ketika akan parkir. Demikianlah tips merawat transmisi mobil bekas dan baru yang baik.

Related posts: